Humaniora Kisah

15/03/2013 - 06:35

Biografi Singkat Paus Fransiskus

Jorge Mario Bergoglio lahir di Buenos Aires 17 Desember 1936. Dia anak pertama dari lima bersaudara yang lahir dari keluarga seorang pekerja kereta api keturunan Italia. Bergoglio muda belajar di seminari di Villa Devoto dan kemudian masuk Serikat Yesus tahun 1958 pada usia 21 tahun. Setelah mendapat  gelar di bidang filsafat dari Collegio Maximo San Jose Miguel, Bergoglio kemudian mengajar literatur dan psikologi di Colegio de la Inmaculada di Santa Fe dan Colegio del Salvador di Buenos Aires.

Uskup Agung Buenos Aires ini ditahbiskan menjadi imam 13 Desember 1969, kemudian menjadi pembimbing novis dan dosen teologi. Bergoglio memulai tugas kegembalaan pada 1973. Berkat prestasi dan kepiawaiannya, Ordo Yesuit kemudian menunjuknya menjadi Provinsial Serikat Jesus di Argentina hingga tahun 1979. Pada 1980 Bergoglio menjadi Rektor Seminari San Miguel hingga 1986.

Bergoglio memperoleh gelar sarjana filsafat dari Universitas Katolik Buenos Aires dan gelar master dalam ilmu kimia dari Universitas Buenos Aires. Gelar doktor diselesaikannya di Jerman. Bergoglio diangkat menjadi uskup pada tahun 1998 menggantikan Kardinal Antonio Quarracino sebagai Uskup Agung  Buenos Aires.

Jorge Bergoglio dikenal sebagai seorang gembala yang rendah hati, dan memiliki komitmen tinggi terhadap keadilan sosial. Cara hidupnya yang sederhana membuatnya sangat dikenal. Dia memilih tinggal di sebuah apartemen kecil, ketimbang di kediaman keuskupan yang megah. Bapa Jorge, demikian ia disapa umatnya di Buenos Aires, lebih memilih naik kendaraan umum dari pada mobil pribadi dan seringkali mengunjungi orang miskin. Dan, sebagaimana diberitakan, ia memasak sendiri makanannya.

Kotbah Bergoglio sering menjadi berita utama media di Argentina. Kotbah-kotbahnya sering menekankan pentingnya menangani problem sosial kemasyarakatan. Hal ini secara tidak langsung mengkritik pemerintah Argentina yang tidak memperhatikan orang-orang pinggiran.

Bergoglio dikukuhkan sebagai kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2001. Sebagai kardinal, ia pernah mengemban beberapa fungsi administratif di Vatikan, antara lain Kongregasi Imam, Kongregasi Liturgi dan Sakramen, Kongregasi Hidup Religius, dan beberapa tugas lain. Kemudian ia menjadi anggota Komisi Amerika Latin dan Dewan Keluarga.

Bergoglio dikenal sebagai seorang Kardinal yang lantang mengkritik gereja. Menurutnya, kini banyak pemimpin gereja berlumur kemunafikan dan melupakan bahwa Yesus Kristus bergaul dengan penderita kusta dan makan dengan para pelacur. “Yesus mengajarkan kita cara lain. Keluarlah. Keluarlah dan bagikan kesaksian Anda, keluarlah dan berinteraksi dengan saudara Anda, pergi keluar dan berbagi, pergi keluar dan jadilah firman dalam tubuh serta semangat kita,” kata Bergoglio di Argentina tahun lalu.

Selain mengkritik gereja, Bergoglio juga lantang mengkritik beberapa kebijakan pemerintah Argentina. Ia secara terang-terangan mengkritik kebijakan Presiden Cristina Kirchner terkait perkawinan sejenis (gay) dan penggunaan alat kontrasepsi. Meski menentang perkawinan sejenis, Bergoglio mengajak umatnya agar tetap menghormati pribadi kaum homoseksual. Yang mengesankan dari Kardinal yang rendah hati ini adalah ketika mengunjungi sebuat tempat perawatan pasien penderita HIV/AIDS tahun 2001, ia mencuci dan mencium kaki 12 orang penderita HIV/AIDS.

Dalam konklaf yang berlansung 12-13 Maret 2013, Kardinal Jorge Mario Bergoglio terpilih menjadi menjadi Paus yang ke 266. Nama yang ia pilih adalah Fransiskus, nama yang melambangkan kemiskinan, kerendahan hati, keserdahanaan, dan pembangunan kembali gereja. (Dari berbagai sumber)

Share Button

Hilarius Teguh

Imajinasi lebih penting dari ilmu pengetahuan. Pengetahuan itu terbatas, sedangkan imajinasi merengkuh seluruh dunia, merangsang kemajuan dan melahirkan evolusi. (Albert Einstein)

Latest posts by Hilarius Teguh (see all)

5 Komentar

  1. Saya menikmati bagian ini:
    Meski menentang perkawinan sejenis, Bergoglio mengajak umatnya agar tetap menghormati pribadi kaum homoseksual. Yang mengesankan dari Kardinal yang rendah hati ini adalah ketika mengunjungi sebuat tempat perawatan pasien penderita HIV/AIDS tahun 2001, ia mencuci dan mencium kaki 12 orang penderita HIV/AIDS.

    Mantap!

  2. Nono Ratamila says:

    Paus Fransiskus I pribadi yang patut diteladani

  3. ppLelyemin says:

    Baru dua hari memimpin, Uskup yang hangat ini telah menepis beberapa tradisi formal di vatican (menurut tempo.co).
    I like the man act out of the box… :)

  4. ppLelyemin says:

    Click this….
    http://www.tempo.co/read/news/2013/03/15/117467212/Kisah-Cinta-Pertama-Paus-Fransiskus

    Is that funny? It’s interesting! :)
    I love our new Pope

    • Hila Teguh says:

      penolakan cintanya oleh Amalia merupakan titik awal bagi beliau menuju jalan hidup (berkarya d ladang Tuhan) yang dipilihnya saat ini.

Berikan Tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


− 2 = 2

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>